Senin, 28 Juli 2008

Tugas ke 3

  • Teori dan Pemikiran Aristoteles Tentang Etika :

Pandangan Ariostoteles tentang etika adalah bahwa etika merupakan sarana untuk mencapai kebahagiaan dan n dan merupakan sebagai barang yang tertinggi dalam kehidupan. Etika dapat mendidik manusia supaya memiliki sikap yang pantas dalam segal perbuatan. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kebaikan terletak ditengah-tengah antara dua ujung yang paling jauh. Contohnya: Pemberani adalah sifat baik yang terletak diantara pengecut dan nekat.

  • Teori dan Pemikiran Aristoteles Tentang Negara :

Pemikiran dia tentang negara adalah bahwa tujuan dibentuknya negara adalah untuk mencapai keselamatan bagi semua penduduknya. Karena manusia pada sifat dasarnya memiliki buruk moral yang hanya dapat dikembangkan melalui hubungan dengan orang lain. Manusia adalh mkhluk sosial, tentang bentuk negara Aristoteles mengelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu Monarchi, Aristokrasi, dan Politea (demokrasi). Adapun yang paling baik menurutnya adalah kombinasi antara Aristokrasi dengan Demokrasi.

  • 5 (lima) Tokoh Filsafat Scholastik beserta Pendapatnnya :
  1. Anselmus (1033-1109 masa scholastik awal), berpendapat bahwa rasio dapat digunakan dan harus harus digunakan dalam keagamaan. Itu tidak berarti bahwa rasio saja dapat mencapai kebenaran agma seluruhnya.Malahan agama atau kepercayan dapt menolong rasio, sehingga dengan kepercayaan orang akan mempunyai pengertian lebih jelas. Mengenai hubungan antara rasio dengan agama dirumuskan dengan "Credo Ut In Telligam" (Saya percaya supaya mengerti). Lebih jelasnya bahwaanelsum berpendapat tentang filsafatnya yaitu bahwa berpikir harus sejalan dengan iman.
  2. Peter Abaelardus (1079-180 masa scholastik awal), memberikan alasan bahwa berpikir itu berada di luar iamn (di luar kepercayaan). Karena itu berikir merupakan sesuatu yang berdiri sendiri.
  3. Albertus Magnus (1203-1280 M. Masa scholastik keemasan), ia dikenal juga sebagai doktor universalis dan doktor magnus, kemudian bernama Albertus Magnus, ia mempunyai kepandaian luar biasa dibidang ilmu pengetahuan dan ia mengadakan penelitian dalam ilmu Biologi dan ilmu Kimia.
  4. Thomas Aquinas (1225-1274 M, masa scholastik keemasan), Pemikiran Aquinas dalam Teologi. Aquinas mendasarkan filsafatnya pada kepastian adnya Tuhan. Menurutnya eksistensi Tuhan dapat diketahui dengan akal.
  5. Nicolous Cusanus (1401-1404 M, masa scholastik akhir), menurut pendapatnya ada tiga cara untuk mengenal yaitu: lewat indera, akal dan intuisi. Dengan indera kita akan mendapatkan pengetahuan tentang benda-benda berjasad, yang sifatnya tidak sama. Dengan akal kita kita akan mendapatkan bentuk-bentuk pengertian yang abstrak berdasar pada sajian atau tangkapan indera. Dalam intuisi, kita akan mendapatkan pengetahuan yang lebih tinggi.
  • Leonardo dea Vinci, Machiavelli dan Michelangelo adalah para tokoh dimasa Renaissance, mereka merupakan tokoh dimana masa kembali di Eropa, ini merupakan suatu gelombanng kebudayaan dan pemikiran yang dimulai di Italia, kemudian di Prancis, Spanyol dan selanjutnya hingga menyebar keseluruh Eropa.

Tugas Pertama :

Teori Maslow

Abraham Maslow menyebutkan bahwa kebutuhan tiap manusia tumbuh secara progresiv yaitu ketika kebutuhan tingkat terendah terpuaskan maka individu bersangkutan mencari kebutuhan berikutnya yang lebih tinggi lagi sampai yang tertinggi. Pokoknya setiap orang dipandang tidak pernah puas hanya dengan satu atau beberapa kebutuhan saja. Hirarki kebutuhan individu mulai dari terendah yaitu kebutuhan fisik, kebutuhan rasa aman, sosial, harga diri, sampai yang tertinggi yaitu aktualisasi diri. Artinya, menurut Maslow, setiap individu baru akan melakukan pekerjaan terbaiknya jika semua kebutuhannya terpenuhi. Sebaliknya seseorang tidak akan berespon positif untuk mengerjakan yang terbaik ketika dirinya merasa terancam atau tidak dihargai walaupun kebutuhan fisiknya sudah terpenuhi.

Tetapi pertanyaan mendasar adalah apakah kebutuhan tentang harga diri harus menunggu kebutuhan fisik dan rasa aman lebih dahulu? Padahal setiap individu dari strata apapun harga diri ditempatkan sebagai unsur yang utama. Itulah hakekat dari pengertian manusiawi. Jangan hanya gara-gara kebutuhan fisik yang belum terpenuhi maksimum lalu harga diri terkorbankan. Kalau begitu apakah tidak sepantasnya pada setiap hirarki kebutuhan individu, dasar utamanya terletak pada harga diri itu sendiri?

Maslow sendiri dalam tahun-tahun terakhirnya merevisi teorinya tersebut (Stephen R.Covey dalam bukunya First Things First). Katanya, Maslow mengakui bahwa aktualisasi diri bukanlah kebutuhan tertinggi namun masih ada lagi yang lebih tinggi yaitu self transcendence yaitu hidup itu mempunyai suatu tujuan yang lebih tinggi dari dirinya. Mungkin yang dimaksud Maslow adalah kebutuhan mencapai tujuan hidup beragama. Sekarang lebih dikenal sebagai kebutuhan spiritual.

Rabu, 23 Juli 2008

Manfaat Filsafat Untuk Akademis

Manfaatnya ialah :

Filsafat merupakan latihan untuk berpikir sendiri, sehingga kita tidak hanya ikut-ikutan saja, membuntut pada pandangan umum, percaya akan setiap semboyan dalam surat-surat kabar, tetapi secara kritis menyelidiki apa yang dikemukakan orang, mempunyai pendapat sendiri, berdiri sendiri, dengan cita-cita mencari kebenaran dengan menggunakan cara berpikirnya dan otakpun berjalan dan dapat dimanfaatkan untuk berpikir mencari kebenaran.

Tugas ke2

Pengertian Philo, Philei, Shopos dan Shopia :

Ali Mudhafir berpendapat bahwa kata filsafat dalam bahasa Indonesia memiliki padanan kata Falsafah (Arab), Phyloshophy (Inggris), Philosophie (Jerman, Belanda dan Perancis). Semua kata itu, berasal dari bahasa Yunani Philosphia. Kata philosophia sendiri terdiri dari dua suku kata, yaitu Philien, Philos dan shopia. Philien berarti mencintai, philos berarti teman dan sophos berarti bijaksana, shopia berarti kebijaksanaan. Dengan demikian, menurut Ali Mudhafir ada dua arti secara etimologi dari kata filsafat yang sedikit berbeda. Pertama, apabila istilah filsafat mengacu pada asal kata philien dan shopos, maka ia berarti mencintai hal-hal yang bersifat bijaksana (ia menjadi sifat). Kedua, apabila filsafat mengacu pada asal kata philos dan shopia, maka ia berarti teman kebijaksanaan (filsafat menjadi kata benda).

Tugas pertama SP FILSAFAT UMUM Tugas Pertma

SP FILSAFAT UMUM

Tugas pertemuan pertama:

Id yaitu pola pikir atau pikiran yang dikeluarkan dalam keadaan sadar.

Ego yaitu termasuk dalam olah rasa, hanya sebatas pikiran yang tidak dapat dikendalikan oleh pikiran itu sendiri dan diluar kesadaran.

Super Ego; termasuk dalam olah hati, dimana suatu pikiran yang sudah tidak dapat dikendalikan oleh ide dan ego yang tinggi sehingga timbullah sifat super ego tersebut, jika hal tersebut tidak dapat dikendalikan maka akan selalu berpengaruh negatif terus terhadap sifat dan sikapnya.

Jadi dapat dikatakan bahwa dalam tubuh manusia adanya 3 unsur tersebut ( id, ego, dan super ego) yang saling mempengaruhi satu sama lain dalam motorik manusia. Sedangkan id, ego dan super ego itu dimiliki oleh manusia seutuhnya, sedangkan Id dan ego itu dimiliki oleh bukan manusia.